Excel menyediakan beberapa fungsi untuk pembulatan , antara lain :
1. Round
2. RoundUp
3. RoundDown
4. Floor
5. Ceiling
Ada yang bingung mau pakai fungsi pembulatan yang mana ?
Mari kita bahas satu persatu beserta contoh hasil dari formulanya
Syntax nya adalah sbb :
Round "=ROUND(angka, digit)"
RoundUp "=ROUNDUP(angka, digit)"
RoundDown "=ROUNDDOWN(angka, digit)"
Floor "=FLOOR(angka, significance)"
Ceiling "=CEILING(angka, significance)"
Gunanya adalah sbb :
Round
Digunakan untuk pembulatan matematis
Jika "<= 0.5" akan dibulatkan keatas, "<5 akan="" dibulatkan="" kebawah="" span="">
pada sytax digunakan untuk mengatur berapa digit setelah koma yang akan dibulatkan.
Contoh :
"=ROUND(0.49,0)" hasilnya adalah 0
"=ROUND(0.5,0)" hasilnya adalah 1
"=ROUND(4.5,1)" hasilnya adalah 5
"=ROUND(5.4,1)" hasilnya adalah 5
"=ROUND(5,-1)" hasilnya adalah 10
"=ROUND(4.9,-1)" hasilnya adalah 0
RoundUp
Digunakan untuk pembulatan keatas
Pembulatan ini tidak melihat berapa nilai dibelakang koma, 0.1 pun akan dibulatkan menjadi 1
Contoh :
"=ROUNDUP(0.49,0)" hasilnya adalah 1
"=ROUNDUP(0.5,0)" hasilnya adalah 1
"=ROUNDUP(4.5,1)" hasilnya adalah 5
"=ROUNDUP(5.4,1)" hasilnya adalah 6
"=ROUNDUP(5,-1)" hasilnya adalah 10
"=ROUNDUP(4.9,-1)" hasilnya adalah 10
RoundDown
Digunakan untuk pembulatan kebawah Pembulatan ini tidak melihat berapa nilai dibelakang koma, 0.9 pun akan dibulatkan menjadi 0
Contoh :
"=ROUNDDOWN(0.49,0)" hasilnya adalah 0
"=ROUNDDOWN(0.5,0)" hasilnya adalah 0
"=ROUNDDOWN(4.5,1)" hasilnya adalah 4
"=ROUNDDOWN(5.4,1)" hasilnya adalah 5
"=ROUNDDOWN(5,-1)" hasilnya adalah 0
"=ROUNDDOWN(4.9,-1)" hasilnya adalah 0
Floor
Digunakan untuk pembulatan kebawah.
Bedanya dengan RoundDown adalah pembulatan menggunakan Floor adalah pembulatan kebawah dengan kelipatan angka tertentu, misal dibulatkan setiap kelipatan 2, maka angka 5 akan menjadi 4
Contoh :
"=FLOOR(112,1)" hasilnya adalah 112
"=FLOOR(112,3)" hasilnya adalah 111
"=FLOOR(112,5)" hasilnya adalah 110
"=FLOOR(112,7)" hasilnya adalah 112
"=FLOOR(112,9)" hasilnya adalah 108
Ceiling
Digunakan untuk pembulatan keatas.
Bedanya dengan RoundUp adalah pembulatan menggunakan Ceiling adalah pembulatan keatas dengan kelipatan angka tertentu, misal dibulatkan setiap kelipatan 2, maka angka 5 akan menjadi 6
Contoh :
"=CEILING(112,1)" hasilnya adalah 112
"=CEILING(112,3)" hasilnya adalah 114
"=CEILING(112,5)" hasilnya adalah 115
"=CEILING(112,7)" hasilnya adalah 112
"=CEILING(112,9)" hasilnya adalah 117
5>
Senin, 20 Mei 2013
Koneksi ke MS Access 2003 vs 2007/2010
Filetype dari file database MS Access (dan Office lainnya) mengalami perubahan , yaitu
2003 : MDB
2007/2010 : ACCDB
Selain itu koneksi database dari macro excel juga menggunakan engine yang berbeda, sehingga kode untuk mengakses database tersebut juga berubah
Berikut ini adalah perubahannya
2003 "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0; Data Source=E:\Student.mdb;User Id=admin;Password="
2007/2010 "Provider=Provider=Microsoft.ACE.OLEDB.12.0; Data Source=E:\Student.accdb;User Id=admin;Password="
2003 : MDB
2007/2010 : ACCDB
Selain itu koneksi database dari macro excel juga menggunakan engine yang berbeda, sehingga kode untuk mengakses database tersebut juga berubah
Berikut ini adalah perubahannya
2003 "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0; Data Source=E:\Student.mdb;User Id=admin;Password="
2007/2010 "Provider=Provider=Microsoft.ACE.OLEDB.12.0; Data Source=E:\Student.accdb;User Id=admin;Password="
Selasa, 14 Agustus 2012
Default Sheet on First Load
Untuk menentukan sheet mana yang akan dibuka diawal pada saat file excel dibuka caranya cukup mudal, anda bisa menggunakan macro sederhana seperti dibawah ini :
Private Sub Workbook_Open()
Sheets(1).Activate
End Sub
angka 1 adalah sebagai index atau nomor urut sheet yang akan dibuka, nomor ini bisa diganti dengan nama sheet tertentu, karena dikuatirkan sheet akan diubah urutannya.
Private Sub Workbook_Open()
Sheets("Sheet3").Activate
End Sub
Private Sub Workbook_Open()
Sheets(1).Activate
End Sub
angka 1 adalah sebagai index atau nomor urut sheet yang akan dibuka, nomor ini bisa diganti dengan nama sheet tertentu, karena dikuatirkan sheet akan diubah urutannya.
Private Sub Workbook_Open()
Sheets("Sheet3").Activate
End Sub
Senin, 23 Juli 2012
Get Column Letter From Number
Berikut ini adalah macro untuk konversi dari number ke column character.
(dibuat hingga 3 digit kolom, bagi pengguna Microsoft Excel 2010)
Function m_GetCell(iColumn As Integer) As String
Dim i, vColumn1, vColumn2, vColumn3 As Integer
Dim sColumn As String
If iColumn <= 26 Then
vColumn1 = iColumn + 64
End If
If iColumn > 26 And iColumn <= 26 * 26 Then
vColumn1 = (iColumn - (iColumn Mod 26)) \ 26 + 64
vColumn2 = iColumn Mod 26 + 64
End If
If iColumn > 26 * 26 And iColumn <= 26 * 26 * 26 Then
vColumn1 = (((iColumn - (iColumn Mod 26)) \ 26) - ((iColumn - (iColumn Mod 26)) \ 26) Mod 26) \ 26 + 64
vColumn2 = (iColumn - (iColumn Mod 26)) \ 26 Mod 26 + 64
vColumn3 = iColumn Mod 26 + 64
End If
m_GetCell = Chr(vColumn1) & Chr(vColumn2) & Chr(vColumn3)
End Function
Sub test()
MsgBox m_GetCell(16383)
End Sub
Semoga membantu,
Thanks
(dibuat hingga 3 digit kolom, bagi pengguna Microsoft Excel 2010)
Function m_GetCell(iColumn As Integer) As String
Dim i, vColumn1, vColumn2, vColumn3 As Integer
Dim sColumn As String
If iColumn <= 26 Then
vColumn1 = iColumn + 64
End If
If iColumn > 26 And iColumn <= 26 * 26 Then
vColumn1 = (iColumn - (iColumn Mod 26)) \ 26 + 64
vColumn2 = iColumn Mod 26 + 64
End If
If iColumn > 26 * 26 And iColumn <= 26 * 26 * 26 Then
vColumn1 = (((iColumn - (iColumn Mod 26)) \ 26) - ((iColumn - (iColumn Mod 26)) \ 26) Mod 26) \ 26 + 64
vColumn2 = (iColumn - (iColumn Mod 26)) \ 26 Mod 26 + 64
vColumn3 = iColumn Mod 26 + 64
End If
m_GetCell = Chr(vColumn1) & Chr(vColumn2) & Chr(vColumn3)
End Function
Sub test()
MsgBox m_GetCell(16383)
End Sub
Semoga membantu,
Thanks
Rabu, 25 April 2012
Excel 2010 : SUMIFS & COUNTIFS
Excel 2010 : Sumif & Countif with multiple condition
Sebenarnya hal ini sudah pernah saya jelaskan dengan menggunakan Excel 2003.
Nah kali ini bahasan serupa akan saya ulas kembali menggunakan Excel 2010.
Dengan menggunakan excel 2010, maka anda sudah tidak perlu lagi melakukan Ctrl+Shift+Enter untuk membuat sumif dengan array data. Cukup dengan menggunakan SUMIFS dan COUNTIFS saja
Format :
SUMIFS(Sum_Range,Range_Data1,Criteria1,Range_Data2,Criteria2,…)
COUNTIFS(Range_Data1,Criteria1,Range_Data2,Criteria2,…)
Sebagai contoh array data adalah sebagai berikut :
{1,2,3,4,5,6,7,8,9,0}
Untuk sum data yang lebih besar dari 6 -> 7+8+9 = 24, dan jumlah data yang lebih besar dari 6 adalah 3
Caranya adalah sebagai berikut :
=SUMIFS(B19:K19,B19:K19,">6")
=COUNTIFS(B19:K19,">6")
Selamat mencoba....
Rabu, 30 Maret 2011
Formula DMIN, DMAX, DSUM, DAVERAGE.....
Mungkin sudah banyak yang tahu, kalau di excel ada formula yang sedikit berbeda dengan formula standard.
Untuk penjumlahan biasanya kita menggunakan SUM, dan penjumlahan bersyarat bisa menggunakan SUMIF.
Nah, bagaimana dengan mencari nilai minimum dengan suatu kondisi..?
1. Bisa menggunakan array
2. Bisa menggunakan DMIN
Karena penggunaan array sudah pernah saya jelaskan, maka kali ini kita akan mencoba formula DMIN.
Syntax nya adalah sbb : DMIN(database, field, criteria)
Yang dimaksud dengan database disini adalah table yang ada header kolomnya, field adalah kolomnya dan criteria adalah kondisi yang harus dipenuhi berupa table yang ada header kolomnya juga.
Nama kolom harus sama antara database dan criteria
Contoh :
Jika kolom B3 diganti maka kolom C3 juga akan menghasilkan angka sesuai dengan syarat kolom B3 tersebut
Thanks
Untuk penjumlahan biasanya kita menggunakan SUM, dan penjumlahan bersyarat bisa menggunakan SUMIF.
Nah, bagaimana dengan mencari nilai minimum dengan suatu kondisi..?
1. Bisa menggunakan array
2. Bisa menggunakan DMIN
Karena penggunaan array sudah pernah saya jelaskan, maka kali ini kita akan mencoba formula DMIN.
Syntax nya adalah sbb : DMIN(database, field, criteria)
Yang dimaksud dengan database disini adalah table yang ada header kolomnya, field adalah kolomnya dan criteria adalah kondisi yang harus dipenuhi berupa table yang ada header kolomnya juga.
Nama kolom harus sama antara database dan criteria
Contoh :
Jika kolom B3 diganti maka kolom C3 juga akan menghasilkan angka sesuai dengan syarat kolom B3 tersebut
Thanks
Rabu, 01 Desember 2010
Shortcut To Delete and Insert Row / Column
Untuk melakukan insert row , dengan cara biasa adalah sbb :
1. Block Row
2. Masuk ke Insert
3. Pilih Row
Untuk melakukan delete row , dengan cara biasa adalah sbb :
1. Block Row
2. Klik Kanan Mouse
3. Pilih Delete
Begitu juga dengan column....
Untuk mempercepat pekerjaan anda, biasanya kita bisa menggunakan short cut
Short cut untuk menambah baris :
1. Shift + Space --> Untuk block row
2. Alt + i + e
atau bisa juga dengan :
1. Shift + Space
2. Ctrl Shift + (Control Shift Plus)
Short cut untuk menghapus baris :
1. Shift + Space
2. Ctrl - (Control Minus)
Untuk block column ganti Shift + Space menjadi Ctrl + Space
Semoga membantu
1. Block Row
2. Masuk ke Insert
3. Pilih Row
Untuk melakukan delete row , dengan cara biasa adalah sbb :
1. Block Row
2. Klik Kanan Mouse
3. Pilih Delete
Begitu juga dengan column....
Untuk mempercepat pekerjaan anda, biasanya kita bisa menggunakan short cut
Short cut untuk menambah baris :
1. Shift + Space --> Untuk block row
2. Alt + i + e
atau bisa juga dengan :
1. Shift + Space
2. Ctrl Shift + (Control Shift Plus)
Short cut untuk menghapus baris :
1. Shift + Space
2. Ctrl - (Control Minus)
Untuk block column ganti Shift + Space menjadi Ctrl + Space
Semoga membantu
Langganan:
Postingan (Atom)

